Gejala Impotensi Yang Mudah Dikenali
Home / Gejala Impotensi / Gejala Impotensi Yang Mudah Dikenali

Gejala Impotensi Yang Mudah Dikenali

 

Gejala impotensi yang mudah dikenali – Impotensi adalah sebuah penyakit disfungsi seksual yang dialami oleh pria. Impotensi atau dalam dunia kedokteran juga dikenal dengan istilah disfungsi ereksi menyebabkan seseorang tidak mampu bereaksi atau mempertahankan ereksi kemaluannya. Sehingga dengan demikian pria yang mengalami impotensi akan terhambat kegiatan seksual yang dilaluinya.

Pada umumnya, kaum laki – laki yang sudah berusia lanjut diketahui bisa sering mengalami gangguan impotensi ini. Akan tetapi yang perlu diingat bahwa tidak semua laki – laki yang sudah berumur akan mengalami hambatan seksual ini. Sehingga jika gangguan seksual terjadi pada diri seseorang sebaiknya segera dilakukan tindakan. Bagaimana Anda bisa tahu bahwa didalam diri Anda berpotensi impotensi atau tidak? Caranya yaitu dengan mengenali gejala impotensi. Berikut gejala impotensi yang mudah dikenali dan harus Anda tahu!

 

Gejala Impotensi yang Mudah Dikenali

Gejala impotensi yang mudah dikenali yaitu ketika seorang pria tidak bisa menegakkan penisnya padahal telah mendapatkan rangsangan secara seksual. Jika memang seseorang mengalami gangguan ini ada baiknya agar orang yang bersangkutan segera berobat atau memeriksakan diri karena impotensi bisa jadi merupakan salah satu efek akibat penyakit berbahaya yang diderita dan harus segera ditangani.

Diagnosis untuk gangguan ereksi sendiri dapat dilakukan dengan tes darah, pemeriksaan atas penis atau juga USG pada penis. Untuk memperkecil kemungkinan seorang pria terkena gangguan impotensi, salah satu cara yang paling efektif yaitu menjalankan pola hidup sehat dan serta menghindari faktor – faktor penyebab impotensi sebisa mungkin.

Ada beberapa penyebab juga yang menyebabkan seseorang menjadi mengalami masalah impotensi. Beberapa penyebab seseorang mengalami masalah impotensi salah satunya kelainan, kerusakan pada jaringan syaraf, atau juga bisa karena faktor psikis pria.

 

Faktor kelainan yang dapat menyebabkan masalah impotensi diantaranya yaitu kelainan syaraf, kelainan penis, kelainan pembuluh darah dan sebagainya. Sementara faktor kerusakan yang dapat menyebabkan impotensi diantaranya karena cedera, serangan penyakit, mengonsumsi alkohol secara berlebihan, serangan penyakit, merokok dan sebagainya.

 

Sementara itu di sisi yang lain, faktor psikis yang dapat menyebabkan seorang pria mengalami impotensi yaitu khawatir atau rasa takut yang berlebihan atas keintiman. Rasa cemas yang berlebih, depresi, bimbang akan jati diri dan jenis kelamin serta masih banyak juga yang lainnya. Umumnya, impotensi yang disebabkan oleh faktor psikis sering dialami pria muda, sementara pria yang lanjut usia biasanya mengalami impotensi karena masalah fisiknya.

 

Jika memang Anda sudah pahami kesehatan Anda dan ternyata gejala impotensi yang mudah dikenali ada pada diri Anda, maka tentunya wajib bagi Anda melakukan terapi impotensi.  Bagi pria yang mengalami masalah impotensi, sebenarnya ada beberapa tindakan medis yang dapat dilakukan untuk mengembalikan dan serta memperbaiki fungsi ereksi yang terganggu. Beberapa metode pengobatan ini diantaranya yaitu dengan terapi hubungan intim, terapi hormon, tindakan bedah, terapi herbal dan yang lain – lainnya. Yang jelas bahwa kita perlu konsultasi dulu sebelum menjalani proses pengobatan impotensi ini. Terapi dengan akupuntur juga diketahui dapat menjadi salah satu cara mengatasi masalah gejala impotensi yang mudah dikenali ini dan sampai bisa menumpas impotensi ke akar – akarnya.

 

Demikian sedikit informasi yang kami dapat berikan untuk Anda tentang gejala impotensi yang mudah dikenali. Semoga informasi diatas dapat menjadi informasi yang bermanfaat dan menginspirasi untuk Anda.

About caraagartahanlama

Check Also

Pengertian Ejakulasi Dini

Pengertian ejakulasi dini – Belakangan ini memang semakin banyak pria mengeluh dengan kondisi keperkasaannya. Salah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *